Seminar Konstelasi, Menuju Transformasi Digital dengan Cerdas

oleh -457 Dilihat
SEMINAR KONSTELASI: Narasumber menyampaikan paparan dalam Seminar Konstelasi 2025.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Konstelasi 2025, yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya.

Kegiatan ilmiah tersebut berlangsung di kampus UAJY mengusung tema ”Digital Transformation: Toward a Smart Future”, Selasa (15/04/25). Ratusan peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi, lembaga pemerintahan, hingga sektor industri mengikuti seminar.

”Konstelasi 2025 menjadi ajang penting dan bergengsi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi teknologi informasi untuk berbagi ide, hasil riset, dan inovasi yang mendukung transformasi digital menuju masa depan yang cerdas dan berkelanjutan,” jelas panitia, Prof Djoko Budiyanto.

Tahun ini, panitia menerima 105 paper dari puluhan perguruan tinggi di Indonesia, antara lain Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Bina Nusantara, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Riau.

Selain itu, seminar juga diwarnai kontribusi dari lembaga pemerintahan seperti Badan Pusat Statistik, Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan, serta dari dunia industri seperti PT Cipta Kridatama.

Semangat Kolaboratif

Dua keynote speaker nasional terkemuka, yaitu Prof Anton Satria Prabuwono dan Prof Djoko Budiyanto, membawakan materi seputar tren dan tantangan dalam implementasi transformasi digital di berbagai sektor.

Konstelasi 2025 juga mendapat dukungan penuh dari para co-host institusi mitra yang tersebar dari berbagai daerah, antara lain Institut Informatika Indonesia, Universitas Palangka Raya, Universitas Katolik Widya Mandira, Universitas Sanata Dharma, Universitas Kristen Maranatha, Politeknik ATMI Surakarta.

”Sinergi lintas daerah dan lintas institusi mencerminkan semangat kolaboratif dalam menjawab tantangan era digital,” ungkap Djoko yang juga guru besar Prodi Sistem Informasi FTI UAJY.

Ia menjelaskan Konstelasi 2025 bukan sekadar seminar, melainkan ruang produktif untuk memperkuat jaringan akademik dan menghasilkan solusi konkret bagi masa depan Indonesia yang berbasis teknologi.

Hal penting lain yang perlu diketahui yakni penyelenggaran Seminar Nasional Kosntelasi 2025 secara hybrid. Kesuksesan penyelenggaran karena Prodi Sistem Informasi didukung oleh salah satu laboratorium Inovasi Teknologi dan Sistem Infarmasi.

”Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital bukan hanya isu akademik Prodi Sistem Informasi tetapi juga penerapan transformasi digital di berbagai sector,” tandas Djoko .

Menurut Djoko, hasil dari seminar dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui penguatan kapasitas digital nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.