PANGANDARAN, bisnisjogja.id – Sebanyak 10.000 bibit mangrove menghiasi kawasan Pantai Pangandaran, perairan Madasari, Jawa Barat. Ini menjadi babak baru mendukung keberlanjutan ekosisten pesisir.
Mereka yang terlibat penanaman bibit mangrove, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS, Pandu Laut Nusantara dan Susi Air. Mereka meluncurkan The Indonesian Coastal Greenbelt Project, sebuah inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR).
”Proyek ini menandai babak baru kolaborasi lintas sektor untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan pelestarian alam,” tandas Presiden Direktur PT SIS, Minoru Amano, Selasa (26/11/2024).
Perusahaan melalui ”Suzuki Peduli Lingkungan” berkomitmen berkontribusi membangun Indonesia, salah satunya lewat program CSR. Inisiatif ini merupakan peran aktif perusahaan menjaga wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Simbol Semangat
Pohon mangrove, dengan akar yang merangkul dan saling menggandeng, menjadi simbol semangat kolaborasi. Harapannya, ada sinergi terbentuk antara sektor bisnis serta masyarakat guna kelestarian ekosistem sekaligus keberlanjutan ekonomi lokal.

Penanaman pohon mangrove dengan alasan strategis. Kedua lokasi rentanbencana alam seperti abrasi serta banjir. Keberadaan hutan mangrove menjadi pelindung alami yang efektif, mengurangi dampak gelombang pasang. Juga membuka peluang baru ekowisata ataupun pengelolaan kawasan konservasi.
Sebelum penanaman mangrove, peserta mendapat pembekalan mengenai teknik penanaman yang efektif pada setiap peserta.
Perubahan Keberlanjutan
CEO & Founder Pandu Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan perubahan berkelanjutan. Kerja sama tersebut memberikan dampak positif, tidak hanya bagi ekosistem pesisir, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sangat bergantung pada kelestarian alam.
Sebanyak 10.000 pohon mangrove terdiri atas 7.000 tanaman Scaevola taccada dan 3.000 Rhizophora sp mereka tanam di sana. Scaevola taccada, jenis mangrove pasir, memiliki kemampuan sangat baik menahan abrasi pantai. Jumlah serapan karbon dioksida (CO2) tergolong besar, sehingga membantu upaya mitigasi perubahan iklim global.
Rhizophora sp. berjenis mangrove basah, berfungsi sebagai tempat berkembang biak bagi berbagai organisme laut, seperti ikan, udang maupun kepiting. Akar tunjangnya juga memberikan perlindungan ekosistem pesisir dan menyediakan nutrisi kepada biota laut.





