UMKM Sulit Bedakan Pendapatan dan Keuntungan, Perlu Penataan Keuangan

oleh -87 Dilihat
Manajer Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan.(Foto: dok UMY)

JOGJA, bisnisjogja.id – Banyak pelaku UMKM kesulitan membedakan pendapatan dan keuntungan. Jadinya, tumpang tindih antara pendapatan dan keuntungan sehingga usaha susah berkembang.

Kondisi tersebut terjadi karena pelaku UMKM belum melakukan pengelolaan dan penataan keuangan. Uang masuk dan keluar masih jadi satu.

Hal itu terungkap pada Pelatihan & Pendampingan Kepada UMKM Program Usahamu Lazismu UMY Batch 3 di Ruang Sidang Fakultas Agama Islam (FAI), Gedung Ibrahim E6 UMY, Senin (25/11/2024).

”Penataan keuangan sangat fundamental bagi pelaku usaha. Dengan menyusun laporan atau penataan keuangan, pelaku UMKM dapat mengetahui laba/rugi pada periode tertentu,” ungkap Manajer Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan.

Masalah Utama

Menurut Rozikan, ketidaktahuan penataan keuangan menjadi permasalahan utama bagi pelaku UMKM. Karena itu, pihaknya melatih dan mendampingi pelaku UMKM, kali ini ada 14 pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut.

”Kadang-kadang pelaku usaha berasumsi pendapatan merupakan keuntungan dan diambil setiap bulan. Namun, pada faktanya hal tersebut bukan keuntungan tetapi selisih harga,” ujarnya

Akibatnya, usaha tidak bisa bertahan lama karena belum bisa membedakan antara pendapatan dengan keuntungan yang sesungguhnya.

Laporan Keuangan

Beradaptasi dengan era digital, UMKM binaan Lazismu UMY mendapat pengawasan laporan keuangan setiap bulan melalui pemantauan aplikasi. Setiap pelaku usaha menginput data ke aplikasi yang ada. Dari sinilah mereka bisa mengetahui laba sesungguhnya.

Transformasi digital Lazismu UMY melakukan pendampingan dan pengawasan UMKM binaannya juga menggandeng Bank BPD DIY Syariah. Transformasi digital mulai dengan kepemilikan QRIS BPD DIY Syariah.

”Kami mewajibkan bagi pelaku UMKM dari batch satu sampai tiga untuk memiliki QRIS dari Bank BPD DIY Syariah. Ini untuk memudahkan pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM binaan Lazismu UMY,” tandas Rozikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.