Cegah Judi Online dari Keluarga, Negara Harus Tegas ke Atas

oleh -324 Dilihat
Dosen Manajemen FEB UGM, I Wayan Nuka Lantara PhD.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Judi online begitu massif ”menyerang” masyarakat. Ini seolah-olah sangat sulit diberantas apalagi ada oknum terkait yang ternyata malah menjadi pelindung. Padahal, masa depan generasi bangsa terancam akibat judi online.

Dosen Program Studi Manajemen FEB UGM, I Wayan Nuka Lantara PhD mengungkapkan hampir satu juta mahasiswa terjerat judi online berdasarkan data pemerintah.

”Pelaku judi online yang terjebak gambling disorder atau kecanduan judi sering kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Mereka terus bermain dengan harapan dapat meraih kemenangan besar meskipun sudah berada di posisi sulit,” papar Wayan, Kamis (28/11/2024).

Lingkaran Setan

Ia mengatakan judi seperti lingkaran setan, pelaku sulit menghentikan kebiasaannya tanpa keinginan kuat atau intervensi dari pihak lain.

Selain dampak secara psikologis, dampak buruk dari judi online kian meluas. Tidak hanya menimbulkan efek peningkatan beban ekonomi, tetapi juga berpengaruh pada keharmonisan rumah tangga, peningkatan angka kriminalitas, hingga munculnya keinginan untuk bunuh diri.

Wayan menyebutkan upaya penyelesaian judi online perlu lintas sektor. Pencegahan utama berasal dari individu atau pelaku judi online. Tak hanya itu, keluarga, lingkungan sekitar hingga pemerintah perlu hadir untuk mencegah judi online.

”Orang tua harus lebih sadar terhadap aktivitas anak-anak mereka, termasuk memastikan apa yang mereka lakukan saat mengakses internet,” tandasnya.

Edukasi dan Literasi

Upaya lain mencegah judi online melalui edukasi bahaya judi online. Hal tersebut sebaiknya bersamaan menggaungkan literasi serta inklusi keuangan. Edukasi pada individu khususnya anak muda mengenai penggunaan media sosial secara bijak.

”Edukasi, literasi keuangan perlu sejak dini dengan menggunakan pendekatan yang sesuai seperti media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi. Tujuannya, agar mereka bisa membedakan mana investasi yang sehat dan mana yang merugikan,” saran Wayan.

Pemerintah tidak ada kata lain harus mengambil langkah dengan menindak tegas pelaku di tingkat atas. Ia mengungkapkan bahwa pembongkaran satu kasus saja dampaknya bisa seperti memberikan shock terapy untuk meredam judi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.