Kampus Swasta Terseok-Seok, Pemerintah Perlu Beri Insentif

oleh -3192 Dilihat
Prof Didik Achjari (Foto: Priyo Wicaksono)

JOGJA, bisnisjogja.id – Jumlah mahasiswa yang kuliah di Yogyakarta berkurang. Akibatnya, kampus swasta terseok-seok. Ada program studi yang jauh dari target perolehan mahasiswa, bahkan ada kampus swasta yang sudah melakukan pengurangan karyawan.

Dekan FEB UGM, Prof Didik Achjari mengungkapkan kondisi tersebut saat diskusi terbatas mengenai turunnya kelas menengah di Six-Senses, Yogyakarta, Selasa (10/9/2024). Hadir sejumlah pakar termasuk Kepala Bank Indonesia Perwakilan DIY, Ibrahim dan Kepala OJK DIY, Eko Yunianto.

”Jumlah mahasiswa yang mencapai ratusan ribu merupakan salah satu penggerak pertumbuhan DIY, Namun kini jumlah yang ada di kampus swasta menurun,” ucap Didik.

Ia menjelaskan kampus swasta sangat tergantung pada jumlah mahasiswa. Saat ini kondisinya sangat parah, banyak yang tidak bisa memenuhi target dan mengurangi karyawan.

”Kampus swasta ada juga yang mengandalkan gaji dosen dari pemerintah, mereka tak mampu menggaji karyawannya,” imbuh Didik.

Beri Insentif

Karena itu, ia memberi usulan agar pemerintah memberi insentif pada kampus-kampus swasta misalnya pengurangan pajak dan bentuk lain. Ini agar kampus yang megap-megap dapat bertahan dan tetap berkontribusi pada pendidikan.

Melihat kondisi di berbagai sektor juga mengalami kesulitan, Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY, Dian Ariani SE MM juga memberi masukan. Ia mengusulkan ada relaksasi kebijakan untuk kelas menengah berupa penciptaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya termasuk sektor padat karya, dan memberikan subsidi tepat sasaran.

”Gerakkan sektor riil dengan memberikan bantuan untuk UMKM agar tenaga kerja yang terserap meningkat dengan memberikan kemudahan pembukaan usaha, iklim usaha yg baik, dan insentif pajak,” tandasnya.

Tak kalah penting, meningkatkan daya beli masyarakat dengan mengurangi potongan-potongan atau memberikan subsidi kesehatan dan pendidikan.

Diskusi terbatas merupakan kerja sama Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, OJK DIY, ISEI Cabang Yogyakarta, Kadin DIY dan Kedaulatan Rakyat. Mereka yang berkompeten menyampaikan gagasan merespons kondisi ekonomi setiap saat. Kali ini fokus pada turunnya kelas menengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.