JOGJA, bisnisjogja.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencetak sejarah baru. Angkatan pertama mahasiswa Program Internasional Indonesia-Luban·Mozi College resmi lulus. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Politeknik ATK Yogyakarta, Qingdao Technical College (QTC), dan raksasa ban Sailun Group. Wisuda digelar secara hibrida dari Tiongkok dan Indonesia.
Poin utama kelulusan yakni siap kerja. Seluruh lulusan langsung terserap bekerja di Sailun Group. Program ini sukses menjembatani teori kampus dengan praktik nyata di pabrik. Mahasiswa telah menguasai teknologi manufaktur canggih dan budaya kerja internasional.
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri, Wulan Aprilianti Permatasari, memuji ketangguhan para wisudawan.
”Anda adalah pemimpin masa depan untuk industri karet dan ban Indonesia,” ujarnya.
Apresiasi Dukungan Industri
Wulan juga mengapresiasi dukungan Sailun Group dalam bahasa Mandarin. Ia menegaskan kolaborasi membuktikan pendidikan dan industri bisa bersinergi lintas negara.
Kepala BPSDMI Kemenperin, Doddy Rahadi, turut hadir memberikan dukungan. Pemerintah berkomitmen memperluas program ke depannya. Kemenperin segera menyiapkan pengiriman angkatan mahasiswa berikutnya.
Para lulusan kini bersiap memulai karier di Sailun Manufacturing Indonesia, Demak. Mereka membawa misi menunjukkan kualitas SDM Indonesia di level global.





