JOGJA, bisnisjogja.id – Perpaduan kopi asli Merapi dan air kelapa bersampur sari bunga membuat minuman ”Sesaji” menang Kompetisi Cipta Rasa 2024. Produk tersebut berhak maju ke ajang dunia pada Melbourne Food and Wine Festival 2025.
Kompetisi Cipta Rasa by CERIA Opaper App merupakan gelaran kerja sama Atase Perdagangan Canberra dan Indonesian Culinary Association of Victoria (ICAV). Mereka memiliki visi-misi yang sama yakni membantu UMKM mempromosikan dan mengekspor produknya.
Founder Opaper App, Joanathan McIntosh, mengungkapkan pihaknya memiliki kontribusi untuk mendigitalisasi bisnis kuliner dari hulu ke hilir.
”Mulai dari pencatatan keuangan, manajemen stok, membantu operasional di kitchen, proses pemesanan dengan QR menu, feedback pelanggan, sampai ke pemasaran yang memungkinkan usaha kuliner bisa memiliki website bisnis sendiri secara gratis,” papar Joanathan, Rabu (11/12/2024).
Bantu Mengelola
Menurutnya, ketika bisnis sudah berkembang dan memiliki banyak cabang, Opaper App bisa membantu mengelola dengan baik, cukup dalam satu aplikasi. Sehingga dapat meminimalisir kecurangan pegawai atau hal negatif lainnya.
Dengan begitu, bisnis kuliner UMKM bisa berkembang dan berkelanjutan. Sehingga mampu terus berkontribusi meningkatkan pemasukan daerah dan menarik minat wisatawan lokal/asing pada pariwisata kuliner Yogyakarta.

”Kami juga akan melakukan serangkaian pendampingan, mempertemukan pelaku usaha dan para mitra untuk berkolaborasi. Selain itu, menggelar pameran agar para pelaku bisa mempromosikan produk usahanya kepada masyarakat luas sebagai wujud penyaluran dana keistimewaan,” imbuh Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif- Dinas Pariwisata DIY, Iwan Pramana.
Potensi Pasar
Ia menambahkan, untuk mendukung pemasaran pada tahun 2025, UMKM akan memperoleh fasilitas pelatihan membuat konten media sosial dengan strategi storytelling yang apik, menyentuh emosional target konsumen.
”Kami sangat mengapresiasi pihak penyelenggara yaitu Opaper App yang mendukung para pengusaha dan produk lokal go international, mulai dari negara tujuan Australia,” ujar Atase Perdagangan Canberra, Haris Setiawan.
Dengan begitu, produk berbahan dasar kopi Merapi bisa mengakses pasar yang lebih luas hingga ke mancanegara. Ia melihat Yogyakarta tak hanya dikenal bisa mengekspor gudeg, namun juga ada potensi ekspor lain yang bernilai ekonomi tinggi, seperti kopi Merapi.






