Transaksi Komoditi Syariah Capai Rp 2,01 Triliun!

oleh -761 Dilihat
Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Fajar Wibhiyadi.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Transaksi komoditi berbasis syariah pada Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia sepanjang tahun 2024 mencapai angka Rp 2,01 triliun. Ini merupakan bukti transaksi syariah mendapat perhatian.

Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Fajar Wibhiyadi mengungkapkan jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 66 persen dibandingkan tahun 2023 dengan total transaksi mencapai Rp 1,2 triliun.

”Transaksi Subrogasi Syariah, pembelian piutang dan penjualan piutang sebesar 81,1 persen senilai Rp 1,63 triliun dan transaksi Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiKA) 18,9 persen senilai Rp 380 miliar,” papar Fajar, Selasa (7/1/2025).

Skema Transaksi

Fajar menjelaskan, adapun beberapa perbankan yang telah memanfaatkan skema transaksi tersebut yakni Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Bank Jabar Banten Syariah, PT Bank Muamalat Indonesia, Unit Usaha Syariah PT Bank Permata Tbk dan Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

”Ini membuktikan makin meningkatnya minat industri perbankan untuk memanfaatkan transaksi komoditi berbasis syariah,” tandasnya.

Selain itu, adanya peningkatan nilai transaksi mencerminkan respons pasar terhadap produk komoditi syariah di Indonesia. Sejak transaksi perdana di tahun 2022 hingga akhir 2024, akumulasi transaksi mencapai angka sebesar Rp 4 triliun.

Pada tahun 2025, ICDX akan terus melakukan literasi serta edukasi kepada masyarakat, khususnya sektor perbankan untuk memperkuat transaksi syariah. Ia berharap transaksi komoditi syariah terus tumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.