Tren Utama Pembayaran B2B Tahun 2025

oleh -694 Dilihat
TEKNOLOGI DIGITAL: Chief Product Officer dan Co-Founder Paper.id, Jeremy Limman menyampaikan pentingnya teknologi digital dalam kegiatan bisnis.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Tahun depan yang tinggal menunggu waktu, menjadi titik penting dalam transformasi pembayaran business-to-business (B2B). Adopsi teknologi kian masif untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks.

Paper.id, platform invoicing dan pembayaran digital mengkategorikan lima tren utama pembayaran B2B tahun 2025. Kelimanya, Otomatisasi Manajemen Piutang dan Utang (AR/AP Automation), Integrasi AI dan ML, Kartu Virtual (Virtual Cards), Pembayaran Lintas Batas (Cross-Border Payments) dan Keamanan Proaktif dalam Transaksi Digital.

Selama 2024, banyak pelaku bisnis mengadopsi teknologi untuk berbagai alasan antara lain, meningkatkan sumber revenue.

”Menariknya, meskipun digitalisasi sudah berjalan, masih ada kecenderungan ragu memaksimalkan teknologi untuk operasional bisnis,” papar Chief Product Officer dan Co-Founder Paper.id, Jeremy Limman, Senin (30/12/2024).

Manfaat Teknologi

Menurut Jeremy, tantangan adopsi teknologi tidak hanya berlaku bagi perusahaan mikro, kecil, dan menengah, tetapi juga oleh perusahaan besar. Pihaknya menemukan pekerjaan operasional dan administratif bisnis skala besar dapat optimal dengan pemanfaatan teknologi seperti OCR.

Teknologi ini dapat memudahkan tim operasional perusahaan untuk mengidentifikasi kecocokan dokumen invoice dan form pemesanan dari berbagai template dan ragam penulisan barang.

Studi terbaru menunjukkan bahwa AI memiliki potensi kontribusi sebesar US$ 336 miliar terhadap PDB Indonesia, dengan sekitar 24,6 persen perusahaan di Indonesia tercatat telah mengadopsi teknologi ini.

Di tingkat global, pasar AI yang bernilai sekitar US$136,55 miliar telah diadopsi oleh sebanyak 50 hingga 60 persen institusi. Kedua hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pelaku bisnis Indonesia.

”Atas dasar tantangan seperti ini, kami memprediksi makin banyak pelaku bisnis mengadopsi AI maupun ML untuk memenuhi kebutuhan pasar global yang berkembang pesat,” tandas Jeremy.

Tingkatkan Operasional

Kecuali otomatisasi, pemanfaatan berbagai inovasi pembayaran seperti transaksi menggunakan kartu virtual dan pembayaran lintas batas juga akan menjadi strategi pemilik usaha untuk meningkatkan operasional usaha.

Kolaborasi antara industri perbankan, regulator, asosiasi hingga key player dalam ekosistem menjadi penting penting. Tujuannya memastikan setiap inovasi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tersosialisasikan dengan baik ke masyarakat.

”Kolaborasi fintech dengan lintas sektor dapat menjadi kunci meningkatkan daya saing industri serta mengakselerasi inklusi keuangan Indonesia,” tambah Wakil Ketua Umum I AFTECH, Lily M Sambuaga.

Keamanan siber menjadi perhatian selanjutnya. Dengan meningkatnya penggunaan layanan pembayaran digital, perlindungan data dan integritas sistem menjadi tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.