Bangun Ekosistem Modern, Program Makmur Capai 128.000 Petani

oleh -542 Dilihat
OLAH LAHAN: Ilustrasi petani Program Makmur mengolah lahan sawah agar hasil panen maksimal.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menjangkau 151.000 hektare lahan pertanian. Selain itu, melibatkan lebih dari 128.000 petani di berbagai wilayah Indonesia.

Program yang telah digagas sejak 2021 ini merupakan salah satu wujud komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung visi pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.

”Program Makmur memberikan pendampingan intensif kepada petani, akses terhadap input pertanian berkualitas, serta koneksi pada sistem pembiayaan yang lebih inklusif,” papar Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana.

Program tersebut tidak hanya untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

”Bagi kami, keberhasilan ini tidak hanya menjadi angka, tetapi mencerminkan upaya serius perusahaan untuk mendorong produktivitas pertanian nasional secara berkelanjutan dan memberdayakan petani,” tandas Wijaya.

Bekal Pengetahuan

Menurut Wijaya, produktivitas pertanian tidak bergantung hanya pada kuantitas penggunaan pupuk, tetapi pada bekal teknologi, pengetahuan, dan dukungan yang tepat, terutama cara menggunakan pupuk yang benar.

”Melalui Makmur, kami ingin memastikan panen lebih optimal dari lahan yang sama,” jelasnya.

Selain Pupuk Indonesia, Program Makmur turut melibatkan berbagai BUMN dalam pengembangan ekosistem pertanian yang utuh.

Sinergi mencakup dukungan dari perusahaan pembiayaan, agro-input, asuransi, listrik dan pengairan, dan offtaker hasil panen.

Kolaborasi yang juga mendapat dukungan Kementerian Pertanian, memperkuat daya saing petani sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

”Manfaat bergabung Program Makmur, kami mendapatkan pengetahuan mengolah tanah, serta teknologi,” tutur petani dari Desa Leuwidingding, Cirebon, Jawa Barat, Kamaludin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.