JOGJA, bisnisjogja.id – Permainan rakyat domino resmi naik kelas menjadi cabang olahraga nasional. Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (PB Orado) menggelar Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I.
Kegiatan tersebut berlangsung awal tahun 2026 di Hotel Mulia, Jakarta. Hadir dalam deklarasi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum KONI Marciano Norman, serta pengurus Orado pusat dan daerah seluruh Indonesia.
Dalam rangkaian acara tersebut, Pengurus Provinsi Orado DIY resmi menjalani pelantikan dengan Lilik Syaiful Ahmad sebagai ketua, Raden Omar Martabrata Ombara sebagai sekretaris, dan R NGT Yuni Kus Purwanti sebagai bendahara.
Ketua Pengprov Orado DIY, Lilik Syaiful Ahmad menegaskan komitmen organisasi untuk mengembangkan domino dari permainan tradisional menjadi olahraga nasional yang bermartabat, sportif, dan berprestasi.
”Orado akan menjadi wadah resmi pembinaan atlet, penyelenggara kompetisi berjenjang, serta penjaga standar aturan dan etika permainan,” tandas Lilik, Sabtu (10/1/2026).
Kekuatan Baru Olahraga
Lilik mengungkapkan, masyarakat selama ini mengenal domino sebagai permainan rekreasi. Kini telah menjadi olahraga, kekuatan baru dalam industri olahraga nasional.
Ia menambahkan, Rakernas I Orado menjadi langkah awal penataan olahraga domino secara profesional dan terstruktur dengan slogan ”Domino Naik Kelas”. Orado menargetkan lahirnya atlet-atlet domino yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Usai pelantikan, Pengprov Orado DIY akan segera membentuk pengurus cabang di seluruh kabupaten/kota seluruh DIY. Mereka juga akan menggelar pelatihan wasit nasional, serta menyiapkan atlet menghadapi kejuaraan daerah dan nasional.
”Kami ingin mendorong partisipasi masyarakat lintas generasi dan membangun citra positif domino sebagai olahraga nasional,” ujar Lilik.





