Harga Gabah Naik, Tertinggi Mentik Wangi

oleh -2539 Dilihat
Tabel Kualitas Gabah Dirinci Menurut Jumlah Observasi, Harga Gabah, dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), September 2024.(Foto: BPS DIY)

JOGJA, bisnisjogja.id – Harga gabah kering giling (GKG) selama September 2024 mengalami kenaikan. Rata-rata harga GKG di tingkat petani mencapai Rp 7.077,42 per kg, naik 3,17 persen. Pada tingkat penggilingan juga mengalami kenaikan sebesar 2,96 persen yakni Rp7.158,06 per kg.

Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengungkapkan hal itu dalam laporannya, Selasa (1/10/2024). Ia mengatakan harga gabah tertinggi di tingkat petani pada gabah kualitas GKG senilai Rp 8.000 per kg dengan varietas Mentik Wangi terdapat di Kabupaten Sleman.

Kecuali itu, harga tertinggi di tingkat petani untuk gabah kualitas gabah kering panen (GKP) senilai Rp 6.300 per kg dengan varietas Ciherang, Inpari, IR-64, dan Mapan terdapat di Kabupaten Bantul.

”Harga gabah terendah di tingkat petani senilai Rp 6.000 per kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang dan Inpari di Kabupaten Kulonprogo,” papar Herum.

Rata-rata Naik

Herum menjelaskan rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp 6.217,39 per kg, naik 4,32 persen, dan
di tingkat penggilingan Rp 6.269,57 per kg, naik 4,29 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

”Rata-rata harga gabah luar kualitas pada periode ini tidak ada karena tidak terdapat gabah luar kualitas pada seluruh unit observasi,” ujarnya.

Ia memaparkan pula gabah berdasarkan varietas yang dihasilkan dan dijual petani pada bulan September
2024, varietas IR-64 sebesar 37,04 persen, varietas Inpari sebesar 27,78 persen, varietas Ciherang sebesar 18,52 persen.

Selain itu, varietas Mekongga sebesar 5,56 persen, varietas Mapan dan Mentik Wangi masing-masing sebesar 3,70 persen, serta varietas Situ Bagendit dan Sunggal masing-masing sebesar 1,85 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.