,

Jangan Sampai Ketinggalan, Inilah Resep Terlengkap Kuliner Asli Indonesia!

oleh -473 Dilihat
BUKU KULINER: Pakar UGM meluncurkan buku seri kuliner tradisional terlengkap.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Indonesia kaya jenis makanan dan masakan. Setiap daerah memiliki kekhasan makanan dan masakan tradisionalnya. Yogyakarta ada gudeg dan bakpia, Pati ada nasi gandul, Solo ada sega liwet dan banyak lagi.

Kuliner yang tak terhingga jumlahnay tersebut menarik perhatian Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM. Tiga pakar fakultas tersebut meluncurkan 12 buku seri kuliner khas Indonesia.

Ketiga pakar itu, Prof Murdijati Gardjito, Prof Umar Santoso, dan Prof Eni Harmayani. Buku karya mereka tidak hanya memperkaya kajian dunia akademik tetapi juga memperkuat identitas kuliner Indonesia pada tingkat nasional dan internasional.

”Seri buku ini menambah tiga buku seri kuliner yang sudah terbit sebelumnya dan merupakan tonggak sejarah penting dunia pangan Indonesia,” tutur Dekan FTP UGM Prof Eni Harmayani, Kamis (29/8/2024).

Ia menunjukkan buku bertajuk Pesona Cita Rasa Indonesia, merupakan karya monumental karena belum pernah ada seri kuliner selengkap itu.

Makanan Pokok

Prof Murdijati menjelaskan kekayaan kuliner Indonesia patut memperoleh apresiasi melalui pendokumentasian buku. Ia mengatakan buku pertama membahas makanan pokok yang memberikan asupan gizi terbesar dalam tubuh.

Buku seri pertama mencatat ada 208 jenis resep makanan pokok di Indonesia yang tidak hanya berbahan dasar beras, tetapi juga jagung, pisang, labu kuning, sagu, dan bahan-bahan lainnya.

”Keanekaragaman pangan ini menunjukkan masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir keterbatasan bahan pangan. Pilihan makanan pokok Indonesia sangat beragam,” ujarnya.

Konsultan kuliner William Wirjaatmadja Wongso mengungkapkan karya-karya keanekaragaman pangan dan kuliner merupakan mahakarya akademis. Menurutnya penting menerjemahkan buku tersebut agar dunia internasional dapat memahami betapa kayanya kuliner nusantara.

Kendari demikian ia juga menggarisbawahi tantangan dalam mendidik praktisi budaya kuliner di Indonesia, terutama di tingkat SMK. Ia mengakui Indonesia lemah dalam pendidikan praktisi budaya kuliner.

”Sangat jarang kita menemukan juru masak Indonesia yang menguasai masakan tradisional, sehingga buku-buku ini harus dimiliki oleh sekolah-sekolah SMK agar generasi muda dapat belajar dan memahami keragaman kuliner Indonesia,” tandas William.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.