JOGJA, bisnisjogja.id – Jumlah wisatawan mancanegara yang masuk Yogyakarta melalui Bandara YIA mengalami penurunan pada bulan Juli 2025.
Badan Pusat Statistik Provinsi DIY mencatat kunjungan wisman sebesar 11,32 ribu kunjungan atau naik 1,82 persen dibandingkan bulan yang sama tahun 2024 sebesar 11,12 ribu kunjungan.
”Secara kumulatif selama Semester I 2025, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia melalui pintu YIA mencapai 54,57 ribu kunjungan, atau turun 12,43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” papar Plt. Kepala BPS Provinsi DIY, Herum Fajarwati.
Disagregasi kunjungan wisman menurut kebangsaan, pada Juli 2025 paling banyak berasal dari Malaysia (31,57 persen), diikuti Prancis (8,30 persen), dan Singapura (6,96 persen).
Wisatawan Nusantara
Herum menjelaskan indikator pariwisata selanjutnya yang dirilis oleh BPS Provinsi DIY yakni jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Juli 2025 wisnus yang datang ke DIY tercatat sebesar 3,52 juta perjalanan, atau naik 44,68 persen dibanding Juli 2024 (y-o-y).
Secara kumulatif dari Januari hingga Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 24,51 juta perjalanan, atau naik 8,51 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Selanjutnya, pada Juli 2025 tercatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di DIY sebesar 58,48 persen atau turun 4,77 persen poin dibanding Juli 2024 (y-o-y) yang tercatat 63,25 persen.
Sedangkan pada hotel non bintang, TPK Juli 2025 tercatat sebesar 25,93 persen, turun 1,64 persen poin dibanding Juli 2024 (y-o-y) yang tercatat mencapai 27,57 persen. Lama menginap hotel pada Juli 2025 tercatat 1,57 malam pada hotel bintang dan 1,17 malam pada hotel non bintang.
Jumlah tamu yang menginap di hotel, tercatat 35,61 ribu adalah tamu asing dan 749,40 ribu adalah tamu Indonesia.
”Dari total tamu yang menginap di hotel sebanyak 785,01 ribu orang, 64,27 persen memilih menginap di hotel bintang dan 35,73 persen menginap di hotel nonbintang,” imbuhnya.






