JOGJA, bisnisjogja.id – Data terkait Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sangat penting sebagai indikator kualitas sumber daya manusia (SDM) di suatu negara atau wilayah. Seperti diketahui, kualitas SDM sangat dipengaruhi tingkat pendidikan dan juga lamanya pendidikan yang telah ditempuh. Semakin lama menempuh pendidikan, seharusnya SDM tingkat pendidikan semakin tinggi. Harus diakui kualitas Pendidikan juga ditentukan dari kemampuan ketrampilan yang dimiliki individu. Jadi kualitas SDM harus mencakup tingkat Pendidikan dan kemampuan ketrampilan.
Dengan tingkat Pendidikan dan ketrampilan SDM yang memadai, maka proses atau aktivitas ekonomi akan lebih produktif. Kondisi tersebut menjadi gerak roda ekonomi akan lebih cepat berputar. Pada gilirannya aktivitas produks dan konsumsi akan meningkat dan pada akhirnya perekonomian akan tumbuh lebih cepat.
Berikut data yang terkait dengan RLS di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). RLS DIY mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 sebesar 9,75 tahun dan meiningkat menjadi 9,83 tahun pada tahun 2023. RLS DIY pada tahun 2022-2023 masih lebih tinggi dari RLS Indonesia (lihat tabel). Pada tahun 2023 RLS DIY sebesar 9,83 tahun dan untuk Indonesia sebesar 8,77 tahun.
Tabel RLS di DIY Tahun 2022-2023
|
Kabupaten/Kota |
Rata-rata Lama Sekolah
(Tahun) |
|
| 2022 | 2023 | |
| Kulon Progo | 9,17 | 9,18 |
| Bantul | 9,59 | 9,79 |
| Gunungkidul | 7,31 | 7,32 |
| Sleman | 10,94 | 11,01 |
| Kota Yogyakarta | 11,89 | 12,11 |
| DIY | 9,75 | 9,83 |
| Indonesia | 8,69 | 8,77 |
Sumber: BPS DIY (22 Januari 2024)
Untuk Kabupaten/Kota di DIY, RLS tertinggi Kota Yogyakarta (21,11 tahun) diikuti Kabupaten Sleman (11.01 tahun) dan Kabupaten Bantul (9,79 tahun). Untuk Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo, RLS perlu ditingkatkan. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab di kedua wilayah tersebut dan tentu didukung oleh Pemda DIY. Seperti diketahui, pendidikan tingkat SD dan SMP menjadi tanggungjawab Pemkab/Pemkot, sedangkan tingkat SMA/SMK menjadi kewenangan Pemda DIY.





